Masih Teringat Meskipun Sudah Berhenti
Ada satu
buku yang saya baca berkali-kali. Salah satu buku yang menjadi best saller dan
sudah diterjemahkan ke berbagai Bahasa. Buku yang beberapa kali dibicarakan
oleh banyak orang. Atomic Habits karya James Clear. Ketika pertama kali
membacanya jujur saya selalu ingin membacanya terus-menerus. Saya benar-benar
tidak menyangka bahwa topik sehari-hari seperti kebiasaan dapat dibahas dengan
begitu menyenangkan. Gaya penulisan, storytelling, serta data-data
penelitian terkait selalu menarik untuk dibaca.
“Anda bisa
menghentikan kebiasaan tapi anda mustahil melupakannya” James Clear, Atomic
Habits.
Ibaratkan kita
kerja keluar negeri dan kembali pulang 10 tahun kemudian, kita yang sudah lama tidak
naik motor tetap masih bisa mengendarai motor meskipun perlu waktu untuk
Kembali terbiasa.
Kalau kita pakai
kasus yang sama ke kebiasaan PMO(Porn, Masturbate, Orgasme), berarti semua
masturbasi yang sudah kita lakukan dan semua video biru yang udh kita tonton dimasa
lalu akan selalu teringat, meskipun kita udh menghentikan kebiasaan ini
berhari-hari, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun tapi tetap kita tau bagaimana
rasanya, kesenangan instan Ketika melakukannya, rasa bersalah dan menyesal
Ketika sudah melakukannya. Bahkan
pemeran dari video tersebut akan hadir di pikiran kita pada momen-momen
tertentu.
Mengapa memakai
kasus tersebut. Kalian bisa saja memakai kasus yang lain seperti merokok,
rebahan, minum air keras, dan lain sebagainnya. Saya memakai kasus tersebut
karena memang topik tersebut banyak dibicarakan di internet. Self-improvement
sudah menjadi topik teratas di media. Kebanyakan anak muda memang mengalami
masalah seperti ini dan meraka berjuang untuk berhenti. Di era kelimpahan
seperti ini, memang sangat sulit untuk berhenti. Kita selalu dimanjakan dengan
hal-hal baru dari para kapitalis yang hanya mementingkan uang.
Ini memang
yang terjadi, cara berhenti yang bisa kita lakuin salah satunya adalah
menghindarinya, ini adalah suatu pertarungan yang tidak akan menangkan. Nafsu
itu akan selalu ada, kita diperintahkan untuk mengendalikan hawa nafsu bukan
menghilangkannya. Jadi semisal kalau kita urge atau s*nge usahain
tetap bertahan dengan cara menghindar. Kita ingin melakukannya karena tau bahwa
itu enak meskipun kita menyesal setelahnya.
Kutukan, karma,
kowalat sebut apapun itu, karena itulah yang terjadi ke kita semua, kita
udah melakukan kesalahan dan keburukan dimasa lalu dan inilah harga yang harus
dibayar. Belajarlah dari kesalahan, jangan ulangi Kembali, karena jika
sudah benar-benar kecanduan akan lebih lama lagi Mengendap dipikiran.

Komentar
Posting Komentar