Inception dan Tiktok
https://image.tmdb.org/t/p/original/zSBVQIvx4UIHoFf1oDvixHyIQrz.jpg
Pertama kali
menonton Inception saya masih berusia sekitar 14 tahun. Saya menontonnya dari smartphone
buatan china berukuran 5 inch. Disela-sela pulang dari sekolah SMP di siang hari
yang kemudian dilanjut di sore harinya berlatih sepakbola di SSB. Menonton film
merupakan salah satu hobi saya pada saat itu selain sepak bola. Selain karena
menyenangkan juga sekalian belajar Bahasa Inggris meskipun pada akhirnya tidak
belajar dan hanya fokus kejalan cerita, apalagi film yang dirilis 2010 ini
cukup berat dan perlu konsentrasi penuh. Biasanya saya mendonload terlebih
dahulu film yang ingin saya tonton, selain supaya hp saya tidak panas juga ada
paket internet murah dan besar pada saat itu, saya masih mengingatnya saya memakai
provider indosat dan menggunakan paket 1 gb satu hari seharga 1000 rupiah. Paket
kuota yang cukup jadi sensasi pada saat itu meskipun terkadang tanpa kita
sadari menyedot pulsa yang kita miliki. Tapi banyak sekali teman-teman saya
juga yang menggunakan paket tersebut.
Christoper Nolan adalah orang dibalik film ini disamping kesibukannya mengerjakan project batman, dia merilis film yang mungkin adalah mahakarya terbaiknya. Dibintangi oleh para cast yang mewah, jalan cerita yang bagus, cinematography yang menawan serta efek visual yang memukau. Film ini jadi salah satu yang terbaik pada masanya. Sekilas jalan cerita film ini yaitu tentang para pencuri ide orang lain yang dimana ide tersebut dicuri Ketika sedang berada Dalam mimpi, konflik Dalam film ini kemudian dibalik menjadi menanamkan sebuah ide ke pikiran orang lain yang kemudian disebut dengan INCEPTION.
Satu hal
yang sering saya lakukan setelah menonton film adalah mencari quotes-nya di
internet. salah satu quotes terbaik INCEPTION bagi saya adalah ini
Ya para kru
Coob (diperankan Leonardo Dicaprio) bisa saja menamkan Inception ke
pikiran Fisher (diperankan Cillian Murpy) dengan dalih negatif sepeti mebenci
ayahnya, ataupun hal lainnya akan tetapi mereka tahu bahwa reaksi positif
selalu menang dari pada negative dan ini yang selalu saya ingat Dalam film
tersebut. Apalah arti dari sebuah karya jika kita tidak bisa mengambil intisari
ataupun pesan didalamnya. Ya saya tahu ini adalah sebuah entertainment (hiburan)
tapi saya merasa tidak cukup jika hanya ada kesenangan tanpa ada hal yang saya
pelajari.
Terkadang kita
membiarkan pikiran kita yang menguasai diri kita sendiri. Kita dikalahkan oleh
emosi kita sendiri Dalam kehidupan. Mungkin melepaskannya sekali-kali tidak apa-apa
akan tetapi jika berlarut-larut tentu akan buruk bukan hanya ke pikiran tapi
seluruh tubuh. Satu anggota badan sakit maka seluruh badan ikut sakit.
"Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu." -- Ali bin Abi Thalib.
"Karunia fantasi berarti lebih bagi saya daripada bakat saya untuk menyerap pengetahuan positif." -- Albert Einstein.
"Ilmu itu adalah sesuatu yang bernilai positif, bukan yang menempel di kepala." -- Imam Syafi'i.
"Dari sudut positif kita tidak bisa membangunkan kultur kepribadian kita dengan sebaik-baiknya kalau tidak ada rasa kebangsaan yang sehat." -- Presiden Soekarno.
Hal yang
menjadi keresahan saya adalah dengan banyaknya konten-konten sad quotes diiring
music sedih. Ini akan berdampak kepikiran, percayalah!! Ya saya tahu bahwa ini
hanyalah sebuah hiburan tetapi tetap saja kita mengonsumsi hal tersebut secara
membabi-buta ditambah algoritma yang selalu menyajikan konten yang paling
sering kita lihat, maka dimulailah masa dimana para anak muda yang sejatinya
tidak memiliki kehidupan yang tidak terlalu menyedihkan, bukan broken home dan
malah memiliki kasih sayang sepenuhnya dari keluarga serta teman-temannya malah
berpikiran sebaliknya. Ada banyak hal yang bisa dilakukan tentunya dengan
menghindari konten-konten tersebut. Cobalah melihat dunia dari perspektif lain
dan kalian akan sadar bahwa bersyukur adalah hal pertama yang akan kalian
lakukan selanjutnya.



Komentar
Posting Komentar